Test of English as a
Foreign Language disingkat TOEFL adalah ujian kemampuan
berbahasa Inggris (logat Amerika) yang diperlukan untuk mendaftar masuk ke universitas
di Amerika Serikat atau negara-negara lain di dunia. Ujian ini sangat
diperlukan bagi pendaftar atau pembicara yang bahasa ibunya bukan bahasa
Inggris. Ujian TOEFL ini diselenggarakan oleh kantor ETS (Educational Testing Service) di Amerika
Serikat untuk semua peserta tes di seluruh dunia.
Jenis tes bahasa Inggris TOEFL ini pada umumnya diperlukan untuk persyaratan masuk kuliah pada hampir semua universitas di Amerika Serikat dan Kanada baik untuk program undergraduate (S-1) maupun graduate (S-2 atau S-3). Hasil tes TOEFL ini juga dipakai sebagai bahan pertimbangan mengenai kemampuan bahasa Inggris dari calon mahasiswa yang mendaftar ke universitas di negara lain, termasuk universitas di Eropa dan Australia. Secara umum, tes TOEFL lebih berorientasi kepada American English, dan sedikit berbeda dengan jenis tes IELTS yang berorientasi kepada British English. Tidak seperti tes IELTS, tes TOEFL ini pada umumnya tidak mempunyai bagian individual interview test. Selain itu TOEFL pada dewasa ini sudah mulai digunakan dalam dunia kerja sebagai salah satu mekanisme rekruitment atau jenjang kenaikan pangkat.
Untuk dapat diterima di negara-negara barat, calon mahasiswa haruslah memiliki TOEFL score minimal 500 (Eropa), bahkan untuk di Amerika Serikat, TOEFL score yang disyaratkan adalah 550. (Nilai maksimal TOEFL Paper Based Test adalah 677). Untuk Mengikuti Test Toefl ini, Anda membutuhkan beberapa materi toefl sebagai berikut :
1. Reading
Reading merupakan suatu kumpulan
cerita yang mempunyai tema. Sesi ini biasanya terdiri dari 50 pertanyaan dengan
waktu menjawab 55 menit. Strategi umum dalam mengerjakan soal membaca.
Jangan terlalu lama membaca soal Kita
sebenarnya tidak harus terlalu mengerti jalan cerita soal tersebut untuk bisa
menjawab pertanyaan tes TOEFL.
Jangan panik bila tidak mengetahui
topik dari cerita Seluruh informasi untuk menjawab telah tersedia dalam cerita
tersebut. Tidak dibutuhkan latar belakang pengetahuan untuk menjawab setiap
cerita.
Jangan menggunakan waktu lama dalam
menganalisa jawaban. Jika tidak yakin,tebaklah atau kembali ke pertanyaan
setelah seluruh pertanyaan selesai.
2. Listening
Comprehension
Listening Comprehension merupakan
bagian pertama dari materi tes TOEFL.
Bagian ini terdiri dari 50 pertanyaan yang dalam lembar jawabannya hanya
tersedia pilihan jawaban untuk masing-masing pertanyaan.
Bagian listening ini terdiri dari
mendengarkan 3 jenis percakapan yaitu :
- Percakapan pendek, percakapan panjang, dan cerita panjang.
- Percakapan pendek : biasanya terdiri dari 2 baris dan dialog antara 2 pembicara. Terdapat 30 pertanyaan dengan 30 jawaban untuk jenis soal percakapan ini.
- Percakapan panjang : terdiri dari beberapa percakapan antar 2 orang yang akan dipergunakan untuk menjawab pertanyaan. Jumlah pertanyaan untuk setiap percakapan kurang lebih 4 pertanyaan.
Tips
penting :
Jika punya waktu, lihat
jawaban-jawaban yang tersedia sebelum percakapan dimulai.
- Cerita panjang: Pada bagian ini, Anda akan mendengarkan seseorang bercerita tentang beberapa permasalahan baik itu di kampus atau kehidupan sehari-hari.
3. Struktur
dan Written Expression
Jenis pertanyaan struktur merupakan
pertanyaan dengan pilihan berganda dimana diperlukan pengetahuan tentang
grammar. Dengan Grammar anda pasti berpikir ini sulit untuk dipahami tapi
tenang saja dengan mengikuti tips dibawah ini, Anda akan mudah mengerjakan
soal-soal tersebut.
Beberapa Tipsnya :
- Pelajari Kalimatnya : Untuk menganalisa jenis jawaban apa yang dibutuhkan untuk melengkapi kalimat.
- Pelajari setiap jawaban dalam melengkapi kalimat: Buang jawaban yang menurut anda tidak benar dalam melengkapi kalimat.
- Jika menganalisa jawaban, jangan membuang jawaban yang salah tanpa mencocokkan dengan kalimat : Jawaban yang salah secara umum dapat merupakan kalimat yang benar bila berdiri sendiri. Jawaban yang salah secara umum akan salah bila dipergunakan dalam melengkapi suatu kalimat.
Written
Expression merupakan
soal yang membutuhkan pengetahuan anda terhadap kalimat yang terdapat dalam
soal. Prosedur umum mengerjakan pertanyaan bentuk written expression adalah
dengan melihat kata yang digaris bawahi (memilih secara langsung yang menurut
kita kata tersebut salah), Jika tidak dapat memilih, maka bacalah secara
komplit kalimat dalam soal.
Jenis TOEFL dan Skornya
Tes
bahasa inggris TOEFL terdiri dari dua jenis yaitu Computer-based Testing dan Paper-Based Testing. Model Computer-based Testing adalah tes
yang menggunakan media komputer. Skor penilaian model ini berada pada kisaran
216-677. Sedangkan Paper Based Testing adalah tes yang menggunakan
kertas sebagai media pengujiannya. Skor penilaian dengan model ini berada pada
kisaran 450-550 ke atas. Nilai hasil ujian TOEFL berkisar antara: 310 (nilai
minimum) sampai 677 (nilai maximum) untuk versi PBT (paper-based test).
Sejak tahun 1998, tes TOEFL ini diadakan secara online dengan menggunakan komputer (Computer-based Testing/CBT), dan sejak tahun 2005 disebut iBT (Internet-based Test). Di tempat-tempat yang belum bisa melaksanakan CBT atau iBT (karena belum ada fasilitas komputer dan jaringan internetnya), ujian TOEFL ini masih tetap diadakan secara manual menggunakan kertas dan potlot (paper-based test atau PBT). Informasi lebih lengkap tentang tes CBT dan paper-based TOEFL berkaitan dengan pendaftaran, lokasi penyelenggaraan, biaya, dan bahan-bahan persiapan tes dapat dilihat di situs resmi TOEFL, http://www.toefl.org (hasil ujian TOEFL versi CBT mempunyai nilai berkisar antara 0 sampai 300, sementara nilai untuk iBT adalah dari 0 sampai 120).
Akhir-akhir ini penyelenggara tes TOEFL juga mengadakan jenis tes TWE (Test of Written English) yang hasil nilainya terpisah dari nilai tes TOEFL. Tes ini memakan waktu selama 30 menit, dan peserta akan diminta untuk menuliskan karangan singkat yang menggambarkan mengenai kemampuan peserta untuk mengekspresikan dan menuangkan suatu gagasan atau ide, serta mendukung gagasan itu dengan contoh-contoh yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan bahasa Inggris yang standar. Bila TWE (Test of Written English) termasuk bagian yang diujikan, biasanya tes ini dilaksanakan sebelum ujian Listening Comprehension.

0 komentar:
Posting Komentar