Akuntansi mencakup beberapa proses
yang luas: pengukuran, pengungkapan dan pemeriksaan (auditing). Pengukuran
adalah proses mengidentifikasikan, mengelompokan dan menghitung aktivitas
ekonomi / transaksi. Pengungkapan adalah proses di mana pengukuran akuntansi
dikomunikasikan kepada para pengguna yang diharapkan. Auditing adalah proses di
mana kalangan professional akuntansi khusus (auditor) melakukan atestasi
(pengujian) terhadap keandalan proses pengukuran dan komunikasi.
Jumat, 29 April 2016
BAB 2 PERKEMBANGAN DAN KLASIFIKASI AKUNTANSI
PERKEMBANGAN
DAN KLASIFIKASI AKUNTANSI
Akuntansi harus memberikan respons
terhadap kebutuhan masyarakat akan informasi hukum, sosial, dan politik yang
ada dalam lingkungan operasinya. Sejarah akuntansi dan para akuntan
memperlihatkan perubahan secara terus-menerus. Pada awalnya, akuntansi tidak
lebih dari sistem pencatatan untuk jasa perbankan tertentu danskema pemungutan
pajak. Akuntansi memberikan informasi pengambilan keputusan kepada pasar surat
berharga umum domestic dan internasional yang sangat besar. Akuntansi telah
memperluas lingkupnya terhadap konsultasi manajemen dan menggabungkan teknologi
informasi yang makin berkembang ke dalam sistem dan prosedurnya.
Klasifikasi merupakan dasar untuk
memahami dan menganalisis mengapa dan bagaimana sistem akuntansi nasional
berbeda-beda. Tujuan klasifikasi adalah untuk mengelompokkan sistem akuntansi
keuangan menurut karakteristik khususnya. Klasifikasi mengungkapkan struktur
dasar di mana anggota-anggota kelompok memiliki kesamaan dan apa yang
membedakan kelompok-kelompok yang beraneka ragam satu sama lain. Dengan
mengenali kesamaan dan perbedaan pemahaman kita mengenai sistem akuntansi akan
lebih baik. Klasifikasi merupakan cara untuk melihat dunia.
